Dispusip Sabet Dua Gelar Juara dari Perpusnas

DINAS Perpustakaan dan Kearsiapan (Dispusip) Bangkalan meraih dua gelar juara di penghujung tahun 2020 ini. Pertama, sebagai Perpustakaan Kabupaten/Kota terbaik dalam Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dan kedua terbaik dari lima kabupaten dalam Pameran Virtual Perpustakaan dimasa Pandemi. 

Penghargaan tersebut diterima pada acara Peer Learning Meeting (PLM) Nasional Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di Surabaya. Acara tersebut diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional dan diikuti 23 Perpustakaan Provinsi, 100 Perpustakaan Kabupaten dan 334  Perpustakaan Desa/Kelurahan yang tergabung dalam program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. 

Kepala Dispusip Bangkalan, Moch Musleh mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih lembaganya. Dia menyatakan, capaian terbaik implementasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS) tingkat nasional tersebut berkat dukungan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron dan dukungan organisasi perangkat daerah terkait serta stakeholder lainnya. 

"Capaian ini sebagai pemicu dan pemacu untuk melaksanakan dan mengembangkan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, yang dibranding dengan BANG-PUSIS (Bangkalan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial)," kata Musleh.

Musleh mengungkapkan, pada tahun 2021, akan mereplikasi program tersebut untuk perpustakaan desa. Karena program TPBIS ini merupakan kegiatan penguatan literasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan bagi masyarakat. 

"Program untuk menguatkan minat baca hingga ke tingkat desa atau bisa sebagai Literasi untuk kesejahteraan," pungkasnya.